Mengenal IP Address

Mengenal IP Address, Pengertian, Jenis, Fungsi dan Klasifikasi



Apa itu IP Address?

IP Address bisa diartikan dalam bahasa indonesia sebagai Alamat Internet Protokol. IP Address ini adalah deretan dari angka yang mewakili identitas perangkat ketika terhubung ke internet atau infrastruktur jaringan. IP Address ini difungsikan sebagai penanda atau pengenal dari sebuah perangkat, sama seperti nomor pada alamat rumah. IP Adress juga berfungsi untuk memastikan send dan receive data di jaringan dikirim ke perangkat yang tepat.

Fungsi IP Address

Fungsi IP address yang utama adalah memudahkan proses komunikasi antar perangkat di dalam jaringan. Dengan memiliki IP address di setiap perangkat yang menggunakan internet dapat terhubung satu sama lain. Sehingga antar perangkat bisa saling berkomunikasi baik secara online maupun offline.

Jadi, apabila diibaratkan, IP address adalah nomor rumah yang berfungsi untuk memastikan bahwa paket (data) dikirim ke rumah (perangkat) yang tepat. Dengan kata lain, fungsi IP address adalah sebagai media komunikasi bagi suatu perangkat agar permintaan untuknya diarahkan ke tujuan yang tepat melalui jaringan.

Jenis IP Address

IP Address sendiri terbagi menjadi dua versi yaitu IPv4 dan IPv6. Sementara jenis IP Address berdasarkan penggunaan nya terbagi menjadi 4 jenis, yaitu IP Private, IP Publik, IP Dinamis dan IP Statis. Selain itu terdapat juga dua jenis IP Address website yaitu Shared IP (bersama) dan Dedicated IP (khusus). Berikut penjelasannya.

IPv4

Alamat IPv4 adalah bilangan bulat 32-bit yang harus dinyatakan dalam Notasi Desimal. Diwakili oleh 4 angka yang dipisahkan oleh titik pada rentang 0-255, yang harus diubah menjadi 0 dan 1 agar dapat dipahami oleh Komputer. Misalnya, Alamat IPv4 dapat ditulis sebagai 189.123.123.90.

Format Alamat IPv4 adalah Alamat 32-bit yang terdiri dari digit biner yang dipisahkan oleh titik (.).

Catatan : IPv6 lebih baik daripada IPv4 karena IPv6 lebih canggih dan memiliki lebih banyak fitur daripada IPv4.

IPv6

IPv6 ditulis sebagai sekelompok 8 angka heksadesimal yang dipisahkan oleh titik dua (:). Itu dapat ditulis sebagai 128 bit 0 dan 1s. Format Alamat IPv6 adalah Alamat IP 128-bit, yang ditulis dalam kelompok 8 angka heksadesimal yang dipisahkan oleh titik dua (:).

Contoh IPv6 : 2001:0000:3238:DFE1:0063:0000:0000:FEFB

Catatan : Secara umum, IPv6 lebih cepat dari IPv4. Namun, ketika kita menggunakan ukuran paket yang lebih besar, IPv6 bisa menjadi lambat dalam beberapa kasus.

IP Private

IP private adalah jenis IP Address yang digunakan untuk komunikasi pada jaringan lokal (LAN - Local Area Network). Di setiap jaringan lokal, tiap perangkat tetap memiliki alamat IP Privat nya tersendiri. Alamat IP Privat inilah yang memungkinkan setiap perangkat dapat tetap berkomunikasi satu dengan yang lainnya dalam lingkup lokal. Untuk jenis IP Address ini tidak bisa digunakan untuk jaringan internet.

Catatan : Suatu perangkat dapat memiliki IP Publik dan IP Private sekaligus. Ini biasanya terjadi ketika Router menerjemahkan IP Private yang menghubungkan jaringan lokal ke Internet. Router yang memiliki koneksi IP Private dan IP Publik, menjadi perantara dalam menghubungkan atau mengakses Internet.

IP Publik

Alamat IP yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke internet adalah alamat IP publik. Sehingga pengguna IP Publik dapat mengakses internet, karena pada jenis alamat IP inilah yang menghubungkan perangkat Anda ke jaringan internet. Untuk bisa mendapatkan IP publik melalui penyedia provider internet atau ISP (Internet Service Provider) yang digunakan.

IP Dinamis

Alamat IP dinamis adalah jenis IP Address yang biasanya digunakan untuk umum, tapi memiliki sifat yang berubah-ubah. Hal ini dikarenakan adanya alasan keamanan oleh penyedia layanan internet kepada pelanggannya.

Karena sifatnya yang berubah-ubah dimaksudkan untuk mempersulit para hacker dalam mengakses antarmuka jaringan. IP dinamis dapat berubah satu kali setiap minggu, bulan, atau tahun. Atau setiap kali perangkat baru ditambahkan ke jaringan, saat konfigurasi jaringan berubah, bahkan disaat perangkat (router) direstart pun akan berubah.

IP Statis

Alamat IP statis adalah kebalikan dari jenis IP dinamis, dimana sifatnya tidak akan berubah-ubah. Rangkaian angka yang tetap membuat jenis protokol ini akan tetap sama, kecuali ada perubahan pada data administrasi jaringan.

IP statis tidak digunakan untuk umum, namun biasanya digunakan oleh penyedia server, web hosting, virtual private network (VPN), server file transfer protocol (FTP), ataupun lembaga penting yang sangat bergantung pada layanannya.

Untuk menggunakan IP statis Anda harus membayar sejumlah biaya yang diberikan oleh penyedia layanan internet untuk dapat menggunakanya.

Shared IP

Shared IP adalah jenis IP Address yang digunakan bersama-sama di antara beberapa nama domain atau server. Jenis IP Address ini ditujukan bagi pengguna yang menggunakan sumber jaringan dan hardware server bersama-sama dengan orang lain.

Karena penggunaannya yang dipakai bersama-sama memudahkan dalam mengatur trafik dan volume agar tetap konsisten. Shared IP biasanya dipakai pada layanan shared hosting, dan biasanya harganya relatif murah.

Dedicated IP

Dedicated IP merupakan jenis IP Address yang diperuntukan untuk satu domain saja. Keuntungan dari dedicated IP adalah bisa mendapatkan sertifikat SSL dengan lebih mudah.

Selain itu dengan menggunakan jenis ini reputasi domain pengguna tidak terpengaruhi oleh domain lainnya, dan bebas untuk menjalankan server File Transfer Protocol (FTP). Dedicated IP umumnya digunakan oleh pengguna cloud VPS hosting dan pengguna dedicated hosting.

Klasifikasi IP Address

Menurut karakteristik operasional, IP Address diklasifikasikan sebagai berikut: 

  1. Broadcast addressing – Istilah 'Broadcast/Siaran' berarti mengirimkan audio atau video melalui jaringan. Paket siaran dikirim ke semua pengguna jaringan lokal sekaligus. Mereka tidak harus disebutkan secara eksplisit sebagai penerima. Pengguna jaringan dapat membuka paket data dan kemudian menafsirkan informasinya, menjalankan instruksi atau membuangnya. Layanan ini tersedia dalam IPv4. Alamat IP yang umum digunakan untuk penyiaran adalah 255.255.255.255
  2. Unicast addressing – Alamat ini mengidentifikasi node unik di jaringan. Unicast hanyalah transmisi data satu-ke-satu dari satu titik dalam jaringan ke titik lainnya. Ini adalah bentuk pengalamatan IP yang paling umum. Metode ini dapat digunakan untuk mengirim dan menerima data. Ini tersedia dalam IPv4 dan IPv6.
  3. Multicast IP addresses – Alamat IP ini terutama membantu membangun komunikasi satu-ke-banyak. Protokol perutean IP multicast digunakan untuk mendistribusikan data ke banyak penerima. Alamat kelas D (224.0.0.0 hingga 239.255.255.255) menentukan grup multicast.
  4. Anycast addressing – Dalam pengalamatan data anycast, sebuah paket tidak dikirimkan ke semua penerima di jaringan. Ketika paket data dialokasikan ke alamat anycast, paket tersebut dikirimkan ke antarmuka terdekat yang memiliki alamat anycast ini.

Demikian pembahasan singkat tentang IP Address. Bagi yang ingin  mendapatkan informasi IP Subnet lengkap seperti rentang IP, subnet mask, dan lain sebagainya hanya dari informasi jaringan dasar, Anda dapat menggunakan IP Kalkulator berikut. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

No one is too busy, it's just a matter of priority.